January 4, 2026
Munculnya smartphone dan tablet telah menciptakan permintaan untuk perangkat portabel yang dapat terhubung langsung dengan perangkat perifer seperti USB drive dan keyboard tanpa memerlukan perantara komputer.Teknologi USB On-The-Go (OTG) muncul sebagai solusi untuk tantangan ini, dengan USB Type-C menjadi implementasi utamanya karena fleksibilitas konektor dan kemampuan yang kuat.
Teknologi OTG memungkinkan perangkat USB untuk secara dinamis beralih antara modus host dan periferal.Perangkat yang mampu OTG, namun, dapat mengambil peran tuan rumah ketika diperlukan, misalnya, memungkinkan smartphone untuk membaca data langsung dari USB flash drive.
Implementasi USB Type-C OTG didasarkan pada konfigurasi pin saluran konfigurasi (CC).perangkat secara otomatis menentukan apakah untuk beroperasi sebagai host atau periferal, kemudian menyesuaikan mode pengiriman daya dan transfer data mereka sesuai.
Teknologi USB Type-C OTG memungkinkan banyak skenario praktis yang meningkatkan fungsionalitas perangkat seluler:
Teknologi ini secara signifikan memperluas utilitas perangkat portabel, mengubahnya menjadi platform komputasi serbaguna yang mampu menangani tugas yang secara tradisional disediakan untuk sistem desktop.Penghapusan perantara komputer merampingkan alur kerja dan meningkatkan mobilitas di antara para profesional, konteks kreatif, dan hiburan.
Implementasi OTG USB Type-C yang sukses membutuhkan perhatian terhadap beberapa faktor teknis.karena perangkat seluler biasanya memiliki anggaran daya yang lebih ketat daripada komputer tradisionalDesain konektor USB Type-C yang dapat dibalikkan, meskipun nyaman, juga membutuhkan perhatian yang cermat terhadap integritas sinyal dan deteksi orientasi yang tepat.
Saat teknologi terus berkembang, USB Type-C OTG siap untuk semakin mengaburkan batas antara paradigma komputasi mobile dan desktop,menawarkan pengguna fleksibilitas yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam cara mereka berinteraksi dengan perangkat digital mereka.